Sinaran Makna Terselubung Motif Batik Indonesia (Hendrajit)

Berbicara tentang batik tidak lepas dari unsur sejarah di masa lalu. Pemberian makna setiap motif merupakan bentuk komunikasi yang saat ini patut dipelajari oleh banyak orang. Dulu, beberapa motif batik tidak diperkenankan dipakai oleh orang tertentu atau dalam sembarang tempat dan acara. Sebut saja batik parang, kawung, dan huk. Motif batik ini dilarang untuk dijadikan sebagai lap dapur, keset, atau motif keramik lantai.

            Beda di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Motif khusus Surya Majapahit dikenakan sebagai seragam batik SMA Sooko.  Motif yang terdiri dari delapan arah mata angin ini menyerupai sinar matahari. Faktanya motif ini berasal dari Mojokerto dan sudah memiliki sertifikat Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Selain motif Surya Majapahit, motif lain juga berasal dari daerah ini yaitu Mahkota Majapahit, Teratai Majapahit, Roda Cakra, dan Perahu Layar.

            Surya Majapahit merupakan lambang pedoman manusia dari ia lahir hingga meninggal dunia, rotasi alam semesta dan pencerahan manusia. Makam-makam di kawasan Triwolan Mojokerto cenderung berhiaskan ukiran Surya Majapahit. Motif-motif batik tersebut juga diabadikan pada ukiran patung-patung berkain peninggalan Kerajaan Hindu Budha terutama pada candi-candi di Indonesia.

Kedelapan arah mata angin tersebut memiiki makna pada masing-masing panah motifnya yang mencerminkan sifat-sifat yang saat itu dimiliki oleh para keturunan Majapahit yaitu Cakra yang bermakna welas asih atau penyayang, Trisula berarti seram/menakutkan namun berhati lembut, Braja artinya sabar, tabah, dan tawakal. Padhupa mewakili semangat yang tinggi dan panas membara, Muksala punya makna lemah lembut dan baik hati.

Karakter yang tidak mengenakkan juga menjadi simbol bagi batik Surya Majapahit antara lain danda bermakna keras dan berat keberuntungan, Nagapasa merupakan simbol sifat yang sangat ekstrim yakni jahat, pemarah, serakah, dan pembuat keributan, dan yang terakhir hangkus menjadi simbol orang-orang yang cermat dan teliti namun angkuh.

Mengenakan pakaian batik merupakan sebuah kebanggan bagi masyarakat Indonesia terutama dalam menghadiri kegiatan resmi baik sebagai pakaian menghadiri berbagai undangan ataupun sebagai pakaian kerja yang digunakan pada hari tertentu.

Batik merupakan warisan sejarah Indonesia dari nenek moyang yang harus dilestarikan sampai kapanpun. Pada 2 Oktober 2009 lalu, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan Batik sebagai Mahakarya Warisan Budaya Kemanusiaan dan pada setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik.

            Batik merupakan sebuah karya cipta pada sebuah kain yang dilukis menggunakan lilin membentuk berbagai motif sesuai dengan keadaan kultur setiap daerah. Proses ini diketahui sudah berlangsung sejak era Kerajaan Hindu Budha, Majapahit. Cara ini disebut batik tulis.

Selain menggunakan cara di atas, seseorang dapat membuat motif batik dengan cara dicetak menggunakan stempel. Mesin cetak batik juga beraneka ragam sehingga memudahkan memproduksi bahan ini lebh dengan mudah dan cepat.

            Thomas Stanford Raffless, Letnan Gubernur Jenderal Inggris yang ditugaskan ke Indonesia pada 1811-1816, mengenalkan teknik batik kepada Bangsa Eropa. Buku karya Raffles, The History of Java, meski kontroversial, merupakan buku rujukan penting bagi para mahasiswa Eropa yang mengambil program studi Ketimuran (Orientalism). Batik yang diperkenalkan Raffles kepada Eropa, antara lain teknik yang asal usulnya konon berasal dari Sri Lanka dan India ini, mengundang minat dan perhatian bangsa-bangsa Eropa, termasuk Inggris tentunya.  Motif-motif  batik Jawa yang paling terkenal dibuat di kawasan Pekalongan, Solo, dan Yogyakarta. Di Pekalongan, museum batik didirikan sebagai bentuk pelestarian warisan kebudayaan.

Menariknya juga, berdasarkan informasi Agung Marsudi, warga asli Sragen, Jawa Tengah, para penenun batik yang terkenal sejak abad ke-20 di kawasan Laweyan, banyak juga yang pabrikannya berasal dari Sragen, meski pemasaran dan perdagangannya berpusat di Solo.

Untuk kali ini, sekian dulu.


Leave a Reply

Discover more from PUREMAGZ INDONESIA

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading